kisah sukses Ayam Bakar Wong Solo
Puspo Wardoyo, dari Guru banting stir jualan ayam. Tahun lalu, Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo menempati peringkat 10, tahun ini langsung meloncat ke peringkat 3. Penghargaan ini memang layak diterimanya. Meskipun dengan pertaruhan yang berat, perusahaan yang dibesarkan tangan dingin Puspo Wardoyo ini mau membuka diri terhadap perkembangan manajemen modern. Selain itu, ia berusaha dengan jujur. Lihat saja perjalanan usahanya yang dibangun dari pinggir jalan serta diiringi makian mertua. Dengan mantap, Puspo melepas pekerjaan tetapnya sebagai guru SMA di Perguruan Wahidin, Bagan Siapi-api, Sumatera Utara, untuk membuka usaha warung kaki lima berlabel Ayam Bakar Wong Solo di belakang Bandara Polonia, Medan. Tak ia pedulikan omelan mertua dan istrinya, Rini Purwanti, yang tak punya pilihan lain kecuali membantu suami ikut mengelola usaha baru mereka. Padahal, wanita alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada ini adalah dosen Universitas Sumatera Utara, Medan. ...