Postingan

Kisah Sukses Agoeng Widyatmoko, Wartawan PHK yang Sukses jadi Penulis

Gambar
Kisah  Agoeng Widyatmoko  (36). Seorang Lelaki kelahiran Yogyakarta ini memilih jalan berbeda untuk menjadi pengusaha, setelah perusahaan media tempatnya bekerja tutup pada 2005. Ia Kena PHK setelah Perusahaan tempat ia bekerja kolaps. Lalu Apa yang akan dilakukan orang jika terkena PHK? Kebanyakan pasti akan segera mencari pekerjaan lagi. Tapi tidak demikian dengan  Agoeng Widyatmoko . Agoeng  memang terbilang nekat. Apalagi, uang pesangon yang diberikan perusahaan setelah PHK hanya cukup untuk bertahan hidup beberapa bulan saja. Untuk membuat portfolio, ia lantas mencoba menulis buku. Bidang penulisan merupakan usaha yang menjadi incarannya, sesuai dengan profesi wartawan yang dia geluti sebelumnya. Namun, membangun bisnis memang tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi, saat itu banyak orang belum paham apa saja yang bisa dikreasikan dari jasa penulisan. Buku pertama yang di Rilisnya gagal di pasaran. Namun,  Agoeng  tak patah arang. Ia yaki...

Kisah Ratna Meraih Sukses dari Botol Bekas

Gambar
Mungkin Sebagian orang menganggap botol-botol bekas adalah sampah yang tidak berguna. Namun bagi  Ratna Miranti  botol bekas adalah barang yang sangat berarti. Ia mampu mengubah barang itu menjadi sesuatu yang amat bernilai. Sebagai seorang perajin lukisan di atas kaca, botol, gelas dan barang yang terbuat dari kaca lainnya. Ratna  mengawali karirnya sejak tahun 2009, bisnisnya dimulai dari sebuah kecelakaan. Ia sebelumnya berprofesi sebagai perajin batik.  Ratna  dulunya suka membatik. Tapi batik makin kesini makin banyak dan makin ketat. Akhirnya saya vakum 2 tahun karena mengurus anak,” tutur Ratna. Ratna  memutuskan untuk memulai usahanya lagi. Namun, pada saat ingin membeli bahan baku cat untuk batik, ia malah membeli cat untuk kaca. Ia pun iseng-iseng, mencoba melukis di atas kaca. Saya salah beli, Malah beli untuk cat kaca. Tapi saya coba untuk buat di botol, di gelas. Ternyata temen-temen suka,” tutur  Ratna . Namun, kejadian itu tak...

Cak Asmo, Berawal dari Gerobak Dorong Jadi Pengusaha Restoran

Gambar
Cak Asmo  merantau ke kota yang merupakan ikon pariwisata Indonesia itu (Bali) sejak tahun 1992 dengan satu tujuan, yaitu mencari nafkah. Pekerjaan pertamanya di Bali hanyalah membantu sang kakak berjualan mie dan nasi goreng dengan menggunakan gerobak dorong. Bekerja bagi sang kakak selama 6 bulan, pria yang hanya lulusan SMA itu akhirnya diberi sebuah Gerobak oleh sang kakak agar ia bisa berjualan sendiri. Cak Asmo  yang juga berjualan nasi goreng memilih untuk menjajakan dagangannya di depan kampus Udayana Sudirman Bali, sehingga yang membeli nasi gorengnya rata-rata adalah mahasiswa. Bermaksud mengembangkan usaha Asmo kemudian berpindah tempat, yaitu berjualan di depan sebuah toko. Sayang, keadaan tersebut tidak berlangsung lama karena posisinya hanya menumpang tempat, ia pun harus merelakan tempat jualannya digusur. Selain berjiwa pengusaha, sebagai seorang Kristiani  Cak Asmo  juga memiliki iman yang kuat. Dalam keadaan yang sulit,  Cak Asmo  sel...

Gara-gara-makanan-pedas-bisnis-willy-raup-puluhan-juta-rupiah

Gambar
Di Bandung, tersebar tempat-tempat yang menyajikan kekhasan dalam kuliner, termasuk tempat khusus menjual penganan pedas. Adalah Toserda alias Toko Serba Lada, buah pikiran  Willyhono , yang menyediakan makanan tersebut. Willy , sapaan  Willyhono , menceritakan bahwa bisnisnya ini adalah menjajakan makanan pedas dari berbagai jenis. Usahanya itu merupakan kelanjutan dari kegiatan awalnya, yaitu menjajakan produk penganan pedas. “Dulu, saya menjual satu produk saja, yaitu bawang pedas. Namanya, Bawang Pedas Balalada buatan teman saya,” kata dia. Setelah memasarkan keripik itu, pria kelahiran 1983 ini melihat respons pasar terhadap penganan pedas sangat bagus. Dari sinilah, tercetus pemikiran untuk mendirikan usaha menjual makanan pedas. “Kalau saya lihat, respons konsumen bagus. Rata-rata orang Indonesia suka makanan pedas,” kata dia. Willy  kemudian memutuskan untuk mengembangkan usaha itu dan memperbanyak jenis dagangannya. Namun, dia tidak serta-merta membuat...

kisah-sukses-deny-menjual-kek-pisang-villa-dengan-omset-milyaran

Gambar
Tahun 2006, ia berhenti dari pabrik dan menjadi wirausaha. Sepanjang tahun itu, ia mencoba berbagai jenis usaha. ”Prinsipnya, saya mencari usaha yang arus kasnya harian. Saya mencoba sembilan jenis usaha dari berjualan kue, membuka rumah makan, sampai menjadi EO (event organizer),” ujarnya. Sampai tahun 2006,  Denni Delyandri  (32) menjadi karyawan dengan penghasilan maksimal Rp 2,5 juta per bulan. Kini, ayah tiga anak itu menjadi direktur perusahaan beromzet harian rata-rata Rp 100 juta. Rezeki itu ia bagi dengan 220 karyawan di Batam, Kepulauan Riau, dan Pekanbaru, Riau. Suami Selvi Nurlia itu juga membagi rezeki itu dengan sedikitnya 80 UKM yang bermitra dengan perusahaannya, CV Media Kreasi Bangsa (MKB). Lewat perusahaan itu,  Denni  menjual Kek Pisang Villa di Batam dan Viz Cake di Pekanbaru. CV MKB membuka delapan gerai di penjuru-penjuru Batam untuk memasarkan aneka produk Kek Pisang Villa. Sementara di Pekanbaru ada empat gerai memasarkan Viz Cake...

Bisnis Kerupuk Padang Pasir Omset 90 juta/bulan

Gambar
Kedengarannya Aneh jika kita belum pernah dengar yang namanya “ Kerupuk Padang Pasir” . Sebutan kerupuk Padang pasir sangat beralasan karena proses penggorengannya yang dilakukan dengan menggunakan media pasir halus Bambang Suparno  (49), warga Dusun Jeruk, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ini patut diacungi jempol. Dari usahanya berdagang kerupuk goreng pasir, mantan buruh migran ini dapat mengantongi omzet hingga Rp 90 juta per bulan. Pekerjaan yang dilakukan  Bambang  adalah menggoreng kerupuk tanpa minyak. Ia mengganti minyak goreng dengan pasir halus hasil penyaringan. Dengan bantuan pengapian, kerupuk tetap mekar. Cara penggorengan inilah yang membuat jenis kerupuk ini disebut kerupuk padang pasir. Kerupuk yang digoreng dengan teknik ini rasanya akan sedikit berbeda jika dibandingkan dengan yang menggunakan minyak goreng. Kelebihan lain adalah rendah kolesterol dan tentu saja lebih hemat dalam menekan biaya produksi. Bahkan, risi...

MISS "REMEDIAL" ITU KITA TELAH MENJADI SEORANG DIRECTOR OF CHOREOGRAPHY DI LOS ANGLES DALAM USIANYA YANG BARU 19 TAHUN.

Gambar
SIAPA YANG SANGKA JIKA ANAK YANG DULU DIANGGAP GAGAL DISEKOLAH ITU KINI MEMIMPIN SEBUAH STUDIO DI LOS ANGLES UNTUK MELATIH PARA PENARI PROFESSIONAL DARI BERBAGAI NEGARA UNTUK PENTAS DALAM PERTUNJUKAN YANG BERTAJUK INDONESIA HIPHOP BALINESS DANCE DI AS. MISS "REMEDIAL" ITU KITA TELAH MENJADI SEORANG DIRECTOR OF CHOREOGRAPHY DI LOS ANGLES DALAM USIANYA YANG BARU 19 TAHUN. Kira2 tujuh tahun yg lalu seorang ibu datang ketempat kami di Bogor bersama anaknya, Nia namanya, yg waktu itu masih diduduk di Bangku kelas 3 SMP untuk berkonsultasi, dengan masalah utama adalah hampir semua mata pelajaran harus REMEDIAL untuk bisa memenuhi syarat minimal kelulusan. Yang menjadi kegundahan hati orang tuanya adalah karena prestasi dan nilai rata2 anaknya disekolah yg katanya pas-pasan, dan sering sekali ikut tes Remedial. Beliau berkata, meskipun biaya sekolah sekarang sangat mahal, kami sebagai orang tua sebenarnya tidak keberatan asalkan anaknya menunjukkan prestasi yang baik...