Postingan

1 Tamparan untuk 3 Pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai. Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya? Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda. Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya. Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya. Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan: 1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya 2.Apakah yang dinamakan takdir 3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu? Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan ...

KISAH PERJALANAN HIDUP SEORANG WIRAUSAHA SUKSES

Gambar
SEKILAS PERJALANAN HIDUP DAN USAHA PUSPO WARDOYO Kebanyakan orang tua kita (termasuk orang tua saya) selalu mempunyai cita-cita agar anak-anaknya kelak menjadi pegawai negeri, tentara, polisi, dokter atau insinyur yang nanti bisa bekerja di perusahaan-perusahaan besar. Kalau disurvey sekarang pun, saya yakin apabila para orang tua ditanya pasti mendambakan pekerjaan yang seperti di atas. Jarang sekali ataupun bahkan tidak ada yang mempunyai cita-cita jadi pengusaha. Memang tidak mutlak salah, pilihan orang tua kita itu, tetapi harusnya proporsi agar anaknya menjadi pengusaha makin lama harus semakin besar dan nantinya bisa dominan. Kalau hal ini terjadi saya yakin bangsa ini akan menjadi kuat secara ekonomi.  Orang tua saya dulu mempunyai profesi sebagai pedagang daging ayam di pasar (pagi), sedangkan siang sampai malam membuka warung ayam untuk mahasiswa (kebetulan rumah dekat kampus UNS Solo). Dengan menjual berbagai menu siap saji seperti ayam goreng, ayam bakar, ...

Yang Terlupakan Dari Sosok Ayah

Gambar
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian? Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil...... Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya...

Kisah Sebuah Pensil

Gambar
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat. "Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?" Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai". "Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar si nenek lagi. Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. "Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini." "Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini....

The Power of Love

Gambar
Cerita ini adalah kisah nyata… dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang yang di simpan dalam sebuah laptopnya.Bacalah, semoga kisah nyata ini menjadi pelajaran bagi kita semua.(semoga menjadi pengingat bagiku, ketika ku sudah melangkah ke dalam kehidupan baru) *** Cinta itu butuh kesabaran… Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita??? Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita.. Aku menjadi perempuan yg paling bahagia….. Pernikahan kami sederhana namun meriah….. Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu. Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan & mapan pula. Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya. Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu..Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci…. Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku. Banyak ora...